badge

Sunday, 21 December 2014

PULANG


Tak ayal jika memang kau lah yang membuatku buntu sepanjang malam.
Kau senang ??
Sebaiknya begitu !
Bukan seharusnya.
Maka kau akan tau bagaimana rasanya.

Menunggu.
Hal yang paling ku inginkan untuk lenyap dari manapun didunia ini.
Tapi hal yang paling menyenangkan sekaligus.
Aku sedikit bersyukur.

Mengetahui bahwa berdebar-debar itu tidak sakit.
Menghitung waktu per detiknya, bahkan merapal bilangannya tidak selamanya membosankan.
Mengikuti gerakan jarum jam, hingga berputar-putar tidak melelahkan.
Sungguh, kepadanya aku tidak keberatan melakukannya.

Maka disinilah aku berada.
Menenggak kafein sebanyak-banyaknya.
Bahkan tanpa pemanis didalamnya.
Yang ku yakini setelah ini aku hanya bisa terlelap setelah fajar.

Disini pula perempuan ini berharap.
Dengan sederhana.
Bahwa kau akan pulang, dengan selamat.

No comments:

Post a Comment